Selasa, 27 November 2012

Harus Sholat


Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang menjadi pembatas apakah seseorang itu mukmin atau kafir. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “perjanjian yang mengikat antara kami dan mereka adalah mendirikan shalat. Siapa yang meninggalkannya, maka sungguh dia telah kafir.” (H.R. Muslim)

Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya. (H.R. Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Sesuatu yang pertama kali diperhitungkan pada hamba adalah shalatnya, jika ia menyempurnakannya. Jika tidak (sempurna) maka Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman: “Lihatlah apakah hambaKu mempunyai (shalat) sunat?”. Jika kedapatan padanya (shalat) sunat, maka Allah berfirman: “Sempurnakanlah fardhu itu dengannya”. (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah)
Beberapa manfaat shalat:
·         mencegah dari perbuatan keji dan mungkar
“Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Al 'Ankabuut ayat 45)
·         menghapus dosa
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “bagaimana pendapatmu apabila seandainya di depan pintu salah seorang dari kalian terdapat sungai, di mana ia mandi pada sungai tersebut setiap hari sebanyak 5 kali, adakah daki yang akan tersisa pada badannya? mereka menjawab: ‘daki mereka tidak akan tersisa sedikit pun’. Rasulullah bersabda: ‘demikianlah perumpamaan shalat 5 waktu, Allah subhanahu wa ta'ala menghapuskan dosa-dosa dengannya.” (H.R. Bukhari-Muslim)
·         menentramkan hati
"Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." (Q.S. Taahaa ayat 14)
"(Yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (Q.S. Ar-Ra'd ayat 28)

Sarana berdzikir yang paling efektif itu adalah shalat. Terdapat perbedaan antara melaksanakan shalat dengan mendirikan shalat seperti yang terdapat pada Q.S. Taahaa ayat 14. Jika hanya melaksanakan, kita boleh santai dan tidak perlu serius, sedangkan dalam mendirikan shalat, ada perjuangan, keseriusan, kedisiplinan, dan konsentrasi.
·         menyehatkan tubuh
Semua gerakan shalat itu mengandung unsur kesehatan. Yang akan dibahas di sini adalah sujud. Tiada sesuatu pun ciptaan dan perintah Allah subhanahu wa ta'ala yang sia-sia. Kita diperintahkan untuk shalat, dan di dalam shalat kita terdapat gerakan-gerakan yang sudah ditentukan oleh Allah. Allah yang telah menciptakan kita, maka hanya Dia lah yang maha mengetahui bagaimana tubuh kita dan bagaimana cara merawatnya. Manusia melakukan sujud dalam dua bentuk, yaitu sujud fisik seperti ketika sholat dan sujud spiritual berbentuk ketaatan kepada perintah Allah subhanahu wa ta'ala dan menjauhi larangan-Nya. Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University, mendapati fakta mengenai manfaat sujud bagi kesehatan. Dalam kajiannya ditemukan ada beberapa urat syaraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini baru bisa dimasuki darah pada saat manusia sujud. Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja, yaitu pada waktu-waktu shalat yang telah ditetapkan (subuh, zuhur, ashar, maghrib, 'isya). Karena letak otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu membekalkan 20% darah ke otak manusia, jadi dibantu dengan sujud yang lebih lama agar menambah kekuatan aliran darah ke otak (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh agar kita sujud lama-lama di raka'at terakhir, sambil banyak meminta semua keinginan kita).

42. "Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?" 43. Mereka menjawab, "Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat" (Q.S. Al-Muddassir ayat 42-43)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar