Senin, 11 Maret 2013

Muda Berbahaya: Fajar Adi Pratama




Fajar Adi Pratama 2012 
MUDA BERBAHAYA 
 ( Pemenang ke-2 Kategori Ahsan)


Tanggal 23-24 februari 2013 Mabit oleh teman-teman as-safiinah yang bertemakan  Muda Berbahaya  digelar. Ketika saya mendengar temanya soal remaja saya langsung tersenyum. Kenapa? Karena saya juga masih remaja. Kajian ini menurut saya harus saya ikuti. Karena kajian ini saya nilai mampu meluruskan pikiran saya menjadi sosok yang positif dimasa muda ini. pemuda zaman sekarang berbeda jauh dengan pemuda zaman dahulu. Kalo aman dulu kalo pemuda perunya lapar, maka mereka akan mencari dapur, warung, meja makan dan lainnya. Kalau sekarang, kalo perut terasa lapar maka mereka langsung lari ke media jejaring sosial dan update status “laperrr!!, kenapa ya perut kok gini?” dan sejenisnya. Banyak juga kegiatan menyimpang yang merusak baik itu untuk dirinya sendiri maupun masyarakat yang dilakukan oleh pemuda zaman ini dikarenakan akhlak mereka. Oleh karena itu, kajian bareng as-safiinah kemarin meng-upgread saya agar meminimalisir kebiasaan dan akhlak buruk saya.
Orang-orang besar tidak pernah melakukan hal-hal yang biasa saja. Mereka pasti melakukan hal yang luar biasa. Seperti Muhammad Al-fatih.  Tidak akan besar nama beliau apabila saya penaklukannya ke konstantinopel dia menggunakan strategi perang yang biasa saja. Beliau tidak hanya memperhatikan kedisiplinan para prajuritnya namun juga akhlak mereka dalam berperang. tidak boleh membunuh perempuan, anak-anak dan juga para lelaki yang tidak bersenjata, merusak tanaman dan rumah ibadah juga pantang prajuritnya untuk melakukan. Begitu juga albert einstein jika bukan karena usaha dan ide gilanya. Lirik juga tiger wood yang tidak mungkin jadi juara dunia jika ia tidak berlatih melebihi pe-golf lainnya.
Kajian bareng as-safiinah mengupas perjalanan seorang Muhammad Al-fatih yang sangat memotivasi pemuda-pemudi zaman ini. jiwanya yang dekat kepada Allah dan pantang menyerah membuat semangat dan tercapainya tujuan. Seperti kisah Muhammad Al-fatih, selama ada target yang sesuai kemampuan maka masih ada kata “impossible is nothing” itu adalah kisah yang menginspirasi bagi kaum muda. Setelah saya mengikuti mabit saya makin termotivasi untuk berjuang dan berusaha menggapai mimpi saya. Meski ada opsi lain yang muncul dan gagal, itu lebih baik dari pada saya malas dan menyerah dengan keadaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar